Tantangan pendidikan
di zaman ini tak semakin mudah namun justru sebaliknya. Agar dapat bersaing di abad
21 dibutuhkan multi kompetensi. Untuk itu sekolah sebagai lembaga pendidikan
perlu membuat terobosan-terobosan untuk mempersiapkan siswanya agar dapat
bersaing di era tersebut. Tak ingin ketinggalan, SMPN 2 Satu Atap Jambon sebagai
satu-satunya lembaga pendidikan tingkat SMP di Desa Sidoharjo terus berbenah
meningkatkan layanan pendidikan. Hal ini bisa dilihat dari program pembangunan
fisik maupun non fisik yang dilakukan. Secara fisik sekolah terus menggenjot
pembangunan baik gedung maupun taman-taman sekolah. Di bidang non fisik,
sekolah memberikan layanan pendidikan untuk membangun karakter siswa dan
pembekalan kecakapan hidup (life skill).
Kendati demikian
sekolah tak bisa berjalan sendirian. Perlu kerjasama dengan stakeholder
di lingkungan sekolah untuk menyukseskan program-program tersebut. Oleh karena
itu pihak sekolah menggandeng pengurus komite dan orang tua siswa untuk diajak berfikir bersama dalam rangka memajukan pendidikan
di SMPN 2 Satu Atap Jambon. Melalui rapat pleno komite, Kepala SMPN 2 Satu Atap Jambon
menyampaikan program-program sekolah selama satu tahun ke
depan. Program-program tersebut meliputi pemenuhan sarana pendidikan maupun
peningkatan mutu pendidikan dibidang pembinaan karakter, seni dan keterampilan. Dalam pertemuan yang diselenggarakan pada hari
Kamis, 15 Agustus 2019 Achmad Junaidi, S.Pd selaku kepala sekolah juga menyampaikan
pentingnya mengawal belajar siswa secara bersama-sama. “Tugas mengawal belajar
anak tak hanya menjadi tugas bapak ibu guru di sekolah, namun perlu peran aktif
dari bapak ibu selaku orang tua di rumah untuk juga ikut mengawasi belajar mereka
di rumah”, tuturnya.
Pertemuan tersebut
juga dihadiri oleh pengurus Komite SMPN 2 Satu Atap Jambon. Mesidi selaku ketua
komite dalam sambutannya mengharapkan peran aktif dari orang tua siswa untuk
bersama-sama memajukan mutu sekolah. Setelah sambutan dari ketua komite,
dilanjutkan musyawarah yang dipimpin oleh wakil ketua komite, Sulyono. Dalam memimpin
musyawarah, Sulyono menawarkan program sekolah yang telah disampaikan oleh
Kepala Sekolah tersebut dipandang perlu dilaksanakan atau tidak? Semua yang
hadir menjawab serentak “perlu!”. Karena dipandang perlu maka dilaksanakan
musyawarah antara pengurus komite dengan orang tua siswa. Dari musyawarah
tersebut orang tua siswa, sanggup untuk membantu sekolah menyukseskan program-program
yang telah ditawarkan. Baik dari segi pemikiran, ataupun pembiayaan dengan
memberikan sumbangan secara sukarela.
Setelah ada
kesepakatan secara musyawarah mufakat, tepat pukul 11.30 WIB acara pertemuan
tersebut ditutup dengan doa. Semoga dengan komunikasi dan kerjasama yang baik
antara sekolah dan orang tua mampu meningkatkan mutu SMPN 2 Satu Atap Jambon. Menjadi
sekolah yang siswanya berkarakter kuat, terampil, mandiri, dan berdedikasi.

0 komentar:
Posting Komentar